Program Studi Pendidikan Biologi

Angkatan Biologi tahun 2011 Kunjungan ke Universitas Negeri Surabaya Piala-piala yang pernah didapatkan Salah Satu Gedung Perkuliahan P.Biologi Laboratorium FKIP PKL Mahasiswa  di Surabaya
Home » » PGRI: Indonesia darurat guru SD, pemerintah gunakan data sesat

PGRI: Indonesia darurat guru SD, pemerintah gunakan data sesat


Merdeka.com - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menilai, Indonesia masih sangat kekurangan guru. Utamanya untuk mengajar di Sekolah Dasar (SD).

Ketua Umum PGRI, Sulistyo mengatakan, kekurangan pengajar SD tersebut meliputi hampir semua bidang pelajaran, mulai dari guru kelas, guru agama hingga guru olah raga.

"Jumlah kekurangannya menurut data yang kami miliki lebih dari 400 ribu orang dan itu akan terus bertambah karena tiap bulan ada guru yang diangkat berdasarkan Inpres pada zaman Orde Baru pensiunnya semakin besar," kata Sulistyo di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.

Menurutnya, kekurangan tenaga guru meliputi hampir seluruh wilayah Indonesia, termasuk wilayah Jawa, bahkan DKI Jakarta. Bahkan Sulistyo menyebut kondisi ini sebagai darurat guru SD.

"Darurat guru SD dan ini serius," tegas Sulistyo.

Sulistyo melihat pemerintah belum mempunyai perencanaan yang baik untuk mencukupi kebutuhan guru. Moratorium PNS yang didengungkan oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, menurut Sulistyo menjadi salah satu faktor terjadinya darurat guru SD di Indonesia.

"Kan awal-awal pemerintah ini Pak Menpan pernah mengatakan ada moratorium PNS sehingga kami menyatakan keprihatinan karena data yang barangkali kurang bagus. Kami sampaikan bahwa pemerintah menggunakan data yang menyesatkan yang menyebut bahwa guru itu berlebihan di Indonesia, dan itu sungguh-sungguh salah," papar Sulistyo.

Sulistyo menambahkan, apabila darurat guru ini tidak segera diselesaikan, maka kurikulum apapun yang akan diterapkan pemerintah tidak akan berhasil.

Oleh sebab itu, PGRI menyampaikan kondisi ini kepada Wapres Jusuf Kalla agar pemerintah segera menuntaskan persoalan ini.

"Pak Wapres memastikan bahwa akan segera mengundang menteri terkait menteri pendidikan, menteri dalam negeri, menpan, menteri agama untuk membicarakan penyelesaian kekurangan guru. Ini satu poin yang kami merasakan gembira," ucapnya.

Anda Pengunjung ke-

Pendidikan biologi bertumbuh dengan selalu mengimplementasikan upaya perbaikan dari hal kecil hingga urgen untuk menjadikan sebuah wadah pembelajaran yang pas dalam mencetak generasi-generasi yang unggul dalam persaingan pendidikan secara khusus di kota Palangka Raya.

Menjadi Program studi yang unggul dalam mempersiapkan dan menghasilkan tenaga pendidik yang profesional di bidang biologi.

1. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran Biologi secara efektif, menghasilkan tenaga kependidikan Biologi yang bermoral Pancasila, berkarakter, inovatif dan berdaya saing, serta mampu mengaplikasikan dan memanfaatkan IPTEKS dalam bidang biologi serta mampu beradaptasi terhadap situasi yang ada di masyarakat. 2.Meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga mampu memecahkan permasalahan di bidang pendidikan Biologi 3.Menjalin kerjasama dengan pemerintah, sekolah dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas layanan yang profesional dalam menjalin mitra kerja.

1. Menyiapkan tenaga pendidik di bidang Biologi yang memiliki pengetahuan, sikap dan keterampilan yang bertanggung jawab untuk menjadi tenaga kependidikan biologi yang profesional. 2. Meningkatkan tenaga profesional di bidang pendidikan biologi melalui pendidikan dan pembelajaran bidang biologi, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. 3. Menjalin kerjasama dengan pemerintah, sekolah dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas layanan yang profesional dalam menjalin mitra kerja yang baik melalui penelitian dan pengabdian pada masyarakat. .

Penanggung Jawab

Penanggung Jawab

Popular Article

Diberdayakan oleh Blogger.
-->