Program Studi Pendidikan Biologi

Angkatan Biologi tahun 2011 Kunjungan ke Universitas Negeri Surabaya Piala-piala yang pernah didapatkan Salah Satu Gedung Perkuliahan P.Biologi Laboratorium FKIP PKL Mahasiswa  di Surabaya
Home » » Tak punya seragam, puluhan siswa SMP & SMA di Aceh terancam tak UN

Tak punya seragam, puluhan siswa SMP & SMA di Aceh terancam tak UN


Puluhan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Yayasan Kesejahteraan Masyarakat Aceh (Yakesma) terancam tidak bisa mengikuti Ujian Nasional (UN). Padahal pada tanggal 16 Maret 2015 ini SMA akan menggelar UN serentak seluruh Indonesia, sedangkan untuk SMP pada awal April 2015.

Yakesma merupakan sebuah yayasan yang menampung anak kurang mampu, anak yatim dan juga korban konflik dari seluruh Aceh dan bahkan ada dari Sumatera Barat, Medan. Yayasan ini berdiri sejak tahun 2012 lalu atas bantuan Australia dan akhir Desember 2014 lalu pendanaan dari donatur telah dihentikan.

Ketua Yakesma, Alfiatunnur yang akrab disapa Dedek mengatakan, kendala pertama sekolah yang dia pimpin belum keluar surat izin operasional dari Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Besar. Meskipun sudah beberapa kali dilakukan pengajuan agar bisa membuat UN sendiri.

Karena belum ada izin operasional, kata Dedek, anak didiknya yang sudah duduk di kelas IX dan kelas XII akan menghadapi UN, namun sekolahnya tidak dapat menyelenggarakan UN, sehingga harus ikut UN di SMA Negeri 1 Baitussalam, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar.

"Karena sekolah kami belum keluar surat izin operasional, makanya kami harus mengikuti UN di SMU Negeri 1 Baitussalam, kami kami butuh seragam sesuai dengan seragam sekolah tersebut, karena seragam kita berbeda dengan sekolah lain," kata Ketua Yakesma, Alfiatunnur, Rabu (11/3).

Kata Dedek, sebelumnya Yakesma memiliki donatur untuk membiayai seluruh biaya pendidikan anak didik di yayasan tersebut. Setiap bulannya pihaknya menghabiskan anggaran Rp 570.000 untuk akomodasi.
"Ini belum termasuk pakaian seragam, sekarang kami kekurangan dana, hanya ada dana bantuan pribadi, namun belum mencukupi," imbuhnya.

Kendati demikian, Dedek mengaku titik terakhir setelah mencari bantuan dari pihak mana pun, tetap belum mendapatkan bantuan baju seragam untuk siswa, makanya akan melakukan apapun agar mereka bisa mengikuti ujian.

"Kami akan lakukan apapun titik terakhir, yang terpenting kami bertanggungjawab anak didik kami bisa ikut UN," tegasnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMP dan SMA Yakesma, Nazliati menjelaskan, di Yakesma ini terdapat siswa SMP 27 orang dan SMU 20 siswa. Sedangkan yang akan mengikuti UN untuk SMP 18 siswa dan SMA 10 orang.

"Yang sudah ada baju seragam untuk SMU 7 orang dan sisanya 3 orang, sedangkan untuk SMP semuanya belum ada baju seragam, jadi kami cari bantuan mulut ke mulut maupun melalui broadcast BBM," tegas Nazliati.

Sedangkan bantuan pendanaan dari pihak pemerintah, terutama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar tidak mendapatkan sama sekali. "Belum ada bantuan dari pihak Pemerintah Aceh Besar, besar harapan kami pemerintah bisa memperhatikan yayasan ini," tutupnya.

Anda Pengunjung ke-

Pendidikan biologi bertumbuh dengan selalu mengimplementasikan upaya perbaikan dari hal kecil hingga urgen untuk menjadikan sebuah wadah pembelajaran yang pas dalam mencetak generasi-generasi yang unggul dalam persaingan pendidikan secara khusus di kota Palangka Raya.

Menjadi Program studi yang unggul dalam mempersiapkan dan menghasilkan tenaga pendidik yang profesional di bidang biologi.

1. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran Biologi secara efektif, menghasilkan tenaga kependidikan Biologi yang bermoral Pancasila, berkarakter, inovatif dan berdaya saing, serta mampu mengaplikasikan dan memanfaatkan IPTEKS dalam bidang biologi serta mampu beradaptasi terhadap situasi yang ada di masyarakat. 2.Meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga mampu memecahkan permasalahan di bidang pendidikan Biologi 3.Menjalin kerjasama dengan pemerintah, sekolah dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas layanan yang profesional dalam menjalin mitra kerja.

1. Menyiapkan tenaga pendidik di bidang Biologi yang memiliki pengetahuan, sikap dan keterampilan yang bertanggung jawab untuk menjadi tenaga kependidikan biologi yang profesional. 2. Meningkatkan tenaga profesional di bidang pendidikan biologi melalui pendidikan dan pembelajaran bidang biologi, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. 3. Menjalin kerjasama dengan pemerintah, sekolah dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas layanan yang profesional dalam menjalin mitra kerja yang baik melalui penelitian dan pengabdian pada masyarakat. .

Penanggung Jawab

Penanggung Jawab

Popular Article

Diberdayakan oleh Blogger.
-->